Teliti Nano Partikel untuk Kanker, Fasih Wisudawan Terbaik Pascasarjana

image
By usi_pasca On Tuesday, January 10 th, 2017 · no Comments · In

UNAIR NEWS – Penyakit kanker masih menjadi momok bagi manusia. Karena hingga kini belum ada obat ideal untuk penyembuhan kanker, hal ini yang mendorong Fasih Bintang Ilhami, S.Kep., M.T mengangkatnya dalam penelitian untuk tesisnya. Judulnya “Efektifitas Nano Partikel Magnetik MnFe2O4 Berlapis Human Serum Albumin Tertarget Reseptor Folat sebagai Media Delivery System Terhadap Sel Kanker Tikus Strain Wistar”.

Penelitian yang dilakukan wisudawan terbaik Fakultas Pascasarjana UNAIR periode Desember 2016 ini merupakan pengembangan sistem penghantaran obat menggunakan ukuran yang lebih kecil, yaitu nano.

”Dengan ukuran sekecil nano, sistem tersebut dijadikan media penghantar obat terhadap sel kanker, dimana penelitian ini dilakukan pada hewan coba tikus jenis Strain Wistar,” kata lulusan Program Studi Teknobiomedik angkatan 2014 itu. Ia lulus S2 dengan IPK 3,89.

Dengan penelitiannya itu, ia mengaku sering diikutsertakan dalam kegiatan konferensi internasional. Bahkan juga pernah diminta menjadi pembicara seputar penelitiannya. Misalnya pada program magister kedokteran dan beberapa jurusan lainnya.

Setelah ditetapkan sebagai wisudawan terbaik, Fasih bersyukur  dan mengaku specchlessdengan predikat itu. “Sebenarnya agak specchless karena bisa memperoleh predikat wisudawan terbaik. Akan tetapi pada dasarnya yang menentukan itu semua bukan hanya dari nilai atau pencapaian saat ini saja, tapi bagaimana dan seperti apa kita ke depan nanti,” jelas wisudawan kelahiran Bangkalan, 17 September 1991 itu.

Fasih memiliki motivasi tersendiri untuk meraih predikat wisudawan terbaik. Ia mengatakan, untuk menjadi terbaik harus memiliki target. Selain itu, motivasi dari diri sendiri juga berpengaruh pada capaian yang diinginkan. Pasalnya, hanya diri sendiri yang mampu mengukur usaha dan capaian.

“Harus terus memotivasi diri sendiri, untuk melakukan yang terbaik sebisa mungkin,” serunya.

Fasih yang kini bekerja sebagai tenaga perawat di salah satu klinik di Sidoarjo berharap, dirinya mampu memulai karir, khususnya dalam bidang pendidikan. Selain itu, ia akan terus mengembangkan ilmu pengetahuan.

“Saya ingin memulai karir khususnya dalam bidang  pendidikan, dan akan terus mengembangkan pengetahuan salah satunya juga dengan melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi,” pungkasnya. (*)

Penulis: Dilan Salsabila
Editor: Binti Q. Masruroh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *